by

LaNyalla Jelaskan Kehadiran Paduka Yang Mulia Raja dan Sultan Nusantara di HUT Ke-16 DPD RI

-Berita-57 views

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari ini Jumat (1/10/2021), Lembaga Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI juga berulangtahun yang ke-17 tahun. Menariknya pada puncak HUT ke-17 DPD RI yang mengambil tema “DPD RI Bangkit dan Maju Bersama Daerah” ini, DPD RI mengundang Paduka Yang Mulia Raja dan Sultan Nusantara.

Alasan DPD RI mengundang Paduka Yang Mulia Raja dan Sultan Nusantara, menurut Ketua DPR RI AA LaNyalla Mattalitti dalam sambutan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 di Gedung Pustaka Loka, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/10/2021), karena salah satu entitas yang berjasa dalam lahirnya Bangsa dan Negara ini adalah Kerajaan Nusantara.

Sumbangsih Kerajaan Nusantara terhadap lahirnya Indonesia, menurut LaNyalla, tidak bisa dihapus dalam sejarah. Karena keberadaan Kerajaan Nusantara inilah yang melahirkan Tradisi Pemerintahan, Tradisi Penulisan, Tradisi Pendidikan, Tradisi Pengobatan, hingga Tradisi Kemiliteran, baik di darat maupun di laut.

“Karena itu, Indonesia adalah negara besar. Karena Indonesia lahir dari sebuah peradaban yang besar. Peradaban yang unggul. Yaitu peradaban Kerajaan dan Kesultanan Nusantara. Yang mewariskan banyak tradisi dan nilai-nilai luhur dan Adiluhung kepada bangsa ini. Dan puncaknya, adalah dukungan moril dan materiil dari Raja dan Sultan Nusantara kepada lahirnya Republik ini. Dukungan moril diberikan dengan sikap Legowo yang luar biasa dari para Raja dan Sultan dengan mengakui kedaulatan Indonesia sebagai sebuah Negara,” ungkapnya.

Sedangkan dukungan materiil diberikan berupa bantuan uang, emas, tanah kerajaan dan bangunan untuk dipergunakan bagi kepentingan pendirian negara ini di awal kemerdekaan dan bahkan hingga saat ini, sejumlah tanah dan aset Kerajaan Nusantara masih
dipergunakan untuk kepentingan Pemerintah.

“Maka sangat tidak berlebihan, bila saya, dan seharusnya kita semua, menyebut bahwa Kerajaan Nusantara adalah salah satu pemilik saham utama negeri ini. Karena sumbangsih dan dukungan konkret Kerajaan Nusantara dalam proses lahirnya NKRI. Tetapi, masih menurut Senator dari Jawa Barat ini, keberadaan Kerajaan Nusantara hari ini masih jauh dari penghormatan kita sebagai sebuah bangsa, kepada mereka yang memiliki andil dan jasa besar. Padahal bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu merawat dan menghormati sejarah Peradaban mereka,” tuturnya.

Melanjutkan sambutannya, LaNyalla juga mengatakan, sebagai Lembaga Negara, tentu DPD RI dan semua Lembaga Negara terikat dengan perintah Konstitusi, yang secara tegas menugaskan kepada negara untuk memajukan kebudayaan. Seperti termaktub dalam Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Dasar 5 Negara Republik Indonesia, yang menyebutkan bahwa “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia”

“Sementara kita tahu, Kebudayaan Nasional adalah mozaik dari Kebudayaan Daerah. Dan kebudayaan daerah lahir dari nilai-nilai Adiluhung Kerajaan dan Kesultanan Nusantara. Sehingga sudah seharusnya kita memajukan kebudayaan nasional dengan memajukan kebudayaan daerah, dimana penjaga marwah kebudayaan daerah dan kearifan lokal adalah Kerajaan Nusantara, yang hingga hari ini masih eksis berada di Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, sebagai Anggota DPD RI telah disumpah bahwa sebagai wakil daerah akan bekerja untuk mendorong kemajuan daerah yang kami wakili. Salah satunya adalah memperjuangkan semua aspirasi dari daerah, dimana salah satunya
adalah aspirasi dari Raja dan Sultan Nusantara, yang memberi Amanah kepada DPD RI untuk memperjuangan amanat Kerajaan Nusantara yang diberikan kepada kami, berupa Tujuh Titah Raja dan Sultan Nusantara yang dihasilkan dalam Deklarasi Sumedang pada 29 September 2021.

“Bagi kami (DPD RI), hakikat dari kemajuan daerah adalah kemajuan Indonesia. Kemakmuran daerah adalah kemakmuran Indonesia. Oleh karena itu, pada Oktober tahun lalu, pada peringatan Ulang Tahun ke-16 DPD RI, kami memutuskan mengusung sebuah 6 tagline sebagai spirit kerja kami di DPD RI, yaitu; Dari Daerah untuk Indonesia,” demikian LaNyalla Mattalitti. (Jimmy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed